Kapolres Asahan diduga terima upeti dari bandar judi togel marga S dan C

REDAKSI
By -
0


Asahan,- Kapolres Asahan AKBP Afdal Junaidi seolah-olah tak perduli lagi soal tanggungjawab tugasnya, Dikonfirmasi bungkam terkait maraknya Perjudian togel di wilayah Tugasnya yang saat diberi mandat atau ditugaskan sebagai Kapolres dan Kasat Reskrim di Polres Asahan.

Tidak pernah ada balasan dari Kapolres Asahan AKBP Afdal Junaidi dan Kasat Reskrimnya AKP Rianto soal marak Perjudian togel di Pakpak Bharat, dikonfirmasi dalam beberapa hari ini.

Pasalnya, Sampai detik ini juga, kegiatan Perjudian Togel yang dioperasikan oleh Pihak Pengusaha judi togel yakni Marga Sihombing (Bandar) dan Marga Cibro (Bandar) menjalankan bisnis perjudian togel tersebut di seluruh penjuru desa yang ada dikabupaten Asahan.

Maraknya Perjudian Togel di kabupaten Asahan berimbas terhadap masyarakat di Kabupaten Asahan Pasalnya masyarakat yang ada d berbagai desa mencemaskan buruknya situasi Kamtibmas di sekitarnya.

Rasa keamanan Warga disekitar TKP Tindak Pidana Perjudian jenis Togel itu mereka anggap tidak terjamin bahwasanya diakibatkan aktivitas tindak pidana perjudian tersebut bisa berefek akan menyebabkan terjadinya tindak pidana lain seperti curat dan curas dan tidak stabilnya keuangan masyarakat setelah dianggap Kepolisian RI tidak menjalankan Tugas Negara berdasarkan UU No 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian pada Pasal 2, menerangkan fungsi kepolisian sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepolisian RI wajib dan harus melaksanakan Penegakan hukum memproses hukum adanya terjadi tindak pidana Perjudian berdasarkan UU No 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian pada Pasal 2, menerangkan fungsi kepolisian sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Di Kabupaten Asahan, memantau sejumlah warung-warung kedai copi maupun tuak di seluruh desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Asahan selalu dikerubuti orang dewasa termasuk kakek-kakek dan sejumlah ibu. Mereka membeli lembaran fotokopi penghitungan angka yang bakal keluar pada togel pekan depan. Cotang atau coretan tangan tersebut ditulisi beberapa angka dalam lembar ukuran 6cm x8cm di sebut kupon togel.

Ia mengatakan, bandar dan pengedar togel berada di mana-mana, tak tentu tempatnya. Pembeli dapat langsung memesan kupon dengan angka yang diinginkan. Angka yang keluar setiap pekannya selalu ditunggu jurtul (juru tulis) atau lewat telepon seluler. Ironisnya, peredaran togel ini seakan menutup mata aparat sekitar.

Tentang maraknya Perjudian jenis Togel di Seluruh desa yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat sudah di infokan ke Kapolres Asahan AKBP Afdal Junaidi dan Kasatnya AKP Rianto.

Fakta dilapangan saat ini di Kabupaten Asahan sedang berlaku jual-beli Perjudian togel dan perjudian togel di seluruh desa di Kabupaten Asahan sekarang ini sudah terang-terangan, bebas para korlap togel beroperasi tanpa ada sergapan dari Kepolisian setempat.

Tidak berlakunya Hukum bagi para pemain dan pihak pengusaha judi togel lantaran ada persetujuan kepolisian setempat dengan pihak pengusaha judi togel (Jurtul,korlap dan bandar), ini sesuai keterangan warga di Kabupaten Asahan.

Sejauh ini masih tidak ada jawaban dari Kapolres Asahan dan Kasat Reskrimnya atas konfirmasi awak media 

Darma
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)